Baik lah berikut ini adalah lanjutan dari cerita yang part 1. Saya sempat berpikir buat ngubah judulnya yang maksudnya ga jelas menjadi seperti yang kalian liat. Bagaiman? Ga jauh beda bukan? tapi lebih baiklah. Baik tanpa berbasa-basi lagi ki lanjut. Ehem-ehem...
Mereka yang sudah dipenuhi semangat '45 terus merapatkan srategi. Namun yang terjadi mereka malah sukses bergibah tentang Anang dan Syahrini sampai program baru SM*SH di tv. Namun tenang saja gibah mereka tidak berlanjut sampai foto pra wedding KD dan Raul Lemos. Wow, walaupun gibah terus jalan tetapi strategipun ternyata telah selesai disusun. AMAZING!!! (baik itu berlebihan).
Sedangkan itu di markas Sasa....
Sasa terlihat bersedih sambil memegang keningnya ia pun memijit telapak kakinya. Melihat hal yang aneh itu tiga power renger yang merangkap sebagai asisten Sasa itu kebigungan. Mereka pun membuat dugaan-dugaan seperti berikut:
Nape (ping): Puntung rokoknya jatuh dan dia ga punya cadangan lagi.
Meistina (kuning): Kemeja kotak-kotaknya ilang padahal udah disiapin buat nonton inbox.
Rakanda (biru): Gehu sekarang kurang pedes dari yang kemaren mana isinya lebih dikit.
DAN SURVEI MEMBUKTIKAN ....... (TETOT) TIDAK ADA YANG BENAR! Sebenarnya Sasa bersedih karena dia tetap jadi figuran di cerita ini *tenang Sa sekarang kan udah mulai diceritain cup..cup..cup. Cukup untuk hal-hal yang ga penting kita balik ke cerita.
Ternyata diluar rumah eh, maksudnya di luar dugaan. Sasa mengetahui bahwa mereka telah menyusun strategi untuk memberantas korupsi. Bukan!!! maksudnya memberantas dia. Dia dapat mengetahui itu dari rumput yang bergoyang seperti kata Ebit G Ade. Tak kalah licik ia pun menyusun strategi bersama ketiga power renjer. Dengan menikmati segenggam gehu yang mereka makan 1 ber4. Agar ekonomis kata Sasa. Ketiga power renjer itupun menangis haru entah karena kepedasan entah karena menyesal punya bos yang pelitnya 'kacida'. Tapi mereka bertiga hanya bisa meratapi 1/4 gehu yang mereka miliki mengingat kejadian buruk mereka di masa silam.
(Di gubuk Halida dan Ica)
Aduh Bo... Boring Banget! pikir mereka. Merekapun memutuskan berlatih untuk menjalani strategi mereka diawali dari bermain 'pak polisi' (melatih daya pikir), 'ucing sumput' (melatih pencarian tempat strategis), bebentengan (melatih kemampuan), lalu mereka diiringi dengan konser Ryan bertajukan "Cintaku Pada Mu" *Seriusan, sebenarnya ga ada yang minta dia konser. Dan mereka memutuskan seminggu lagi mereka akan melancarkan aksinya.
(Markas Sasa)
Sasa pun berencana seminggu lagi akan liburan *sebenarnya dia udah denger kabar dari rumput yang bergoyang karena itu dia jadi berniat berlibur (dasar licik). Namun keberuntungan telah diputuskan untuk diasuh oleh 'manusia terkutuk' sehingga tiba-tiba saja harga transportasi naik sehingga Sasa yang ekonomis pun gagal untuk liburan. Power renjerpun kembali menangis haru *sepertinya power renjer cuman bisa menangis haru.
Setelah 4 hari strategi 'manusia terkutuk'pun semakin matang dan harus segera diangkat lalu ditiriskan (ini cerita tentang apasih?) Hal itu membuat Sasa kelabakan tapi dengan kekuatannya dan power renjernya dia tak mungkin terkalahkan dengan mudah. Hahahah... *evil's laugh. Hari demi hari pun berlalu hingga hari penantian pun tiba (deg..deg..deg..deg..). Hufh... semua menari nafas karena lagi ikut aerobik jantung sehat sama nenek-nenek beserta kakek-kakek (aku tau itu memang aneh tapi biarlah itung-itung refreshing). Terus kapan perangnya?! Tenang ternyata perangnya diundur 3 hari lagi soalnya 'manusia terkutuk' jadi pegel-pegel.
Setelah berobat di Pak Hj. Bambang. Mereka pun bersiap bertempur. Mereka segera pegi ke markas Sasa saat malam hari.
(Sesampainya dimarkas)
(Jeng...Jengjengjet....jengjengjet) *Lagu jemes bon berkumandang. Dengan kompak memakai baju polkadot (biar ga kalah sama Sasa yang pake kemeja kotak-kotak 2 warna) mereka berbaris horizontal sesuai ketinggian merekapun berjalan slow mosien dengan membawa gehu. Tunggu! kenapa mereka membawa gehu? Jawabannya sederhana karena mereka cuman mampu beli gehu *sungguh ironis. Saat sampai di depan gerbang markas mereka terdiam sejenak dan menghembuskan nafas panjang sambil menatap sama lain. Lalu... mereka pun bernyanyi 'Aduh Abang Roni' *Gubrakkk!!! Buat apa coba? Ternyata buat pembangkit semangat katanya, INGAT itu baru katanya...katanya... jadi jangan sekali-kali kalau lagi lemes, lunglai, letih, lesu, loyo, dan lelah kalian coba-coba nyanyi 'Aduh Abang Roni' karena salah-salah bisa kena kumis beracun.TIDAKKK!!! maka dari itu, WASPADALAH...WASPADALAH!!!! Ehm, lagu itu pun mengawali pertempuran dari mereka.
Lalu apa yang akan terjadi selanjutnya? Siapa yang akan menang? Siapa yang akan kalah? Siapa yang akan berhasil? Siapa yang akan gagal? Dan Apa yang akan dihidangkan Sasa sebagai tuan markas? NANTIKAN LANJUTANNYA DI PART TERAKHIR!!! Wassalam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar